Pensil Warna

Raihlah ambisimu setinggi langit!

img
Home / Gaya Hidup / Teori Dasar Abraham Maslow Tentang Kebutuhan Manusia

Teori Dasar Abraham Maslow Tentang Kebutuhan Manusia

/
/
/
56 Views

kebutuhanTeori Abraham Maslow tentang kebutuhan manusia dapat diterapkan pada hampir seluruh aspek di dalam kehidupan social. Sebagian besar hasrat dan dorongan pada manusia sebagai mahluk sosial adalah saling berhubungan antara satu sama lain. Hal tersebut bisa saja tidak berlaku pada kebutuhan-kebutuhan tertentu yang bersifat fundamental, seperti keinginan untuk makan dan minum atau rasa lapar terhadap suatu hal,namun jelas berlaku untuk jenis-jenis kebutuhan yang lebih kompleks seperti cinta. Sebagian besar penelitian teori Abraham Maslow tentang motivasi manusia, mengumpamakan tentang kebutuhan manusia yang dapat di ekstract dan diteliti satu persatu, di pandang dari berbagai sudut pandang manusia itu sendiri dengan cara tertentu serta tujuan penelitian dilakukan nya. Pemahaman yang lebih mendalam mengenai motivasi yang menuntut pekanan terhadap suatu perhatian penelitian itu sendiri terhadap hasil atau tujuan fundamentalnya, bukan terpusat ada proses atau cara yang ditempuh untuk mencapai tujuan itu sendiri.

Konsep yang paling mendasar dari teori Maslow tentang moticasi manusia menyebutkan bahwa manusia di motivasi oleh sejumlah kebutuhan dasar yang bersifat sama, tidak berubah dan berasal dari sumber genetis atau naluriah. Kebutuhan tersebut merupakan inti dari kodrat manusia itu sendiri, hanya saja terkadang manusia itu lemah, mudah tertipu atau di manipulasi dan dikuasai oleh proses belajar, kebiasaan atau tradisi pembelajaran yang keliru. Sifat manusia dapat dipandang sebagai kebutuhan dasar jika memenuhi syarat-syarat berikut ini:

  • Ketidak-hadirnya menimbulkan penyakit
  • Kehadirannya mencegah timbulnya penyakit
  • Pemulihannya menyembuhkan penyakit
  • Dalam situasi-situasi tertentu yang sangat kompleks dan di mana orang bebas memilih, orang yang datang berkekurangan ternyata mengutamakan kebutuhan itu dibandingkan jenis-jenis kepuasaan lainnya.
  • Kebutuhan itu tidak aktif, lemah atau secara fungsional tidak terdapat pada orang yang sehat.

Kebutuhan Dasar Manusia menurut Abraham Maslow

Unsur kebutuhan dasar manusia dalam mempertahankan keseimbangan fisiologis maupun psikologis, yang bertujuan untuk mempertahankan kehidupan dan kesehatan bagi keberlangsungannya sendiri. Teori Maslow menjelaskan manusia harus memenuhi kebutuhan yang paling urgen atau utama terlebih dahulu kemudian meningkatkan kebutuhan yang tidak terlalu penting. Untuk dapat merasakan kenikmatan suatu tingkat kebutuhan manusia terhadap suatu hal yang perlu dipuaskan terlebih dahulu kebutuhan yang berada pada tingkat paling dasar.
Ciri-ciri kebutuhan dasar manusia:
Manusia memiliki kebutuhan dasar yang bersifat hekterogen.
Setiap manusia pada dasarnya memiliki kebutuhan yang sama dengan manusia yang lainnnya,akan tetapi karena latar belakang, budaya, lingkungan, gaya hidup maka kebutuhan manusia tersebut ikut berbeda. Dalam memenuhi kebutuhannya manusia menyesuaikan diri dengan skala prioritas yang telah di tentukannya sendiri.

Adapun hirarki kebutuhan tersebut adalah sebagai berikut ( potter dan patricia, 1997 ):

  1. Kebutuhan fisiologis/ dasar
  2. Kebutuhan akan rasa aman dan tentram
  3. Kebutuhan untuk dicintai dan disayangi
  4. Kebutuhan untuk dihargai
  5. Kebutuhan untuk aktualisasi diri

 

1 . Kebutuhan Fisiologi/ Dasar

Kebutuhan Fisiologi/Dasar Manusia adalah turunan ilmu biologi yang mempelajari bagaimana kehidupan berfungsi secara fisik dan kimiawi. Fisiologi menggunakan berbagai metode ilmiah untuk mempelajari biomolekul, sel, jaringan tubuh manusia, organ tubuh manusia, sistem organ, dan organisme secara keseluruhan menjalankan fungsi fisik dan kimiawinya secara harfiah untuk mendukung keberlangsungannya selama kehidupan.

Menurut Abraham Maslow kebutuhan fisiologi sangat mendasar, yang paling kuat dan yang paling jelas dari antara sekian banyaknya kebutuhan manusia terhadap suatu hal yaitu untuk mempertahankan hidupnya secara fisik. Di antaranya kebutuhan untuk makan, minum, tempat tinggal, seks, tidur atau istirahat dan oksigen. Manusia akan berupaya untuk memenuhi kebutuhannya agar kebutuhan fisiologis (dasar)nya tercukupi.
Contohnya:

Kebutuhan makan dan minum di setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan stamina.

Oksigen (O2) adalah salah satu kebutuhan yang paling vital di dalam kehidupan kita sendiri sebagai manusia. Dengan mengkonsumsi oksigen secara cukup maka akan membuat organ tubuh berfungsi secara baik dan optimal. Jika tubuh menyerap oksigen sangat sedikit dapat menyebabkan berbagai kemungkinan penyakit yang timbul di dalam tubuh manusia itu sendiri. Ketika sel-sel tubuh manusia mengalami kekurangan oksigen juga dapat menimbulkan perasaan kurang nyaman, takut bahkan hingga timbul gejala penyakit. Salah satu signal tubuh kekurangan oksigen adalah mengantuk.

 

2. Kebutuhan Akan Rasa Aman dan Tentram

Kebutuhan akan rasa aman dan tentram ini biasanya terpuaskan pada orang-orang yang memiliki pola hidup sehat dan normal. Seseorang yang merasakan ketidak nyamanan akan memiliki kebutuhan keteraturan yang cukup tinggi serta stabilitas yang sangat berlebihan untuk menghindari hal-hal yang bersifat asing dan yang tidak di harapkannya. Dan sebaliknya berbeda dengan orang yang merasa aman dia akan cenderung santai tanpa ada nya kecemasan yang berlebih terhadap suatu hal yang di hadapinya. Sebagai contoh:

Seseorang yang membangun rumah untuk melindungi diri nya dari hujan serta panas nya matahari di mana mereka memenuhi kepuasan tersebut untuk dirinya sendiri.

 

3. Kebutuhan untuk dicintai dan disayangi

Kebutuhan akan rasa dicintai dan disayangi serta kasih sayang terhadap seseorang maupun di tengah kelompoknya. Sebagai contoh:

Seseorang yang mempunyai sebuah tujuan terhadap suatu hal serta kepentingan yang sama di dalam suatu kelompok/tempat berkumpul nya seseorang, dimana mereka menginginkan diperhatikan dalam tujuannya dan dapat menyalurkan perhatian nya terhadap kelompok tersebut.
Contoh lainnya adalah:
Kebutuhan cinta seorang anak terhadap ibunya, hal tersebut akan sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang nya seorang anak misal seorang anak tercukupi kebutuhan akan kasih sayang nya yang di berikan oleh ibunya maka perkembangan anak tersebut akan tumbuh secara optimal berupa fisik maupun psikologinya.

 

4. Kebutuhan Akan Dihargai

Teori Maslow selanjutnya adalah bahwa setiap manusia memiliki dua kategori kebutuhan akan penghargaan yakni:

1. Harga diri adalah penilaian terhadap hasil yang di capai dimana hal tersebut dapat memenuhi kategori yang ideal pada diri nya sendiri. Jika individu selalu sukses di dalam pekerjaannya hal tersebut akan cenderung meningkatkan harga dirinya yang akan membuatnya semakin tinggi dan sebaliknya apabila mereka mengalami kegagalan maka harga diri nya menjadi lebih rendah di bandingkan pada kondisi normal. Harga diri seseorang meliputi kebutuhan akan kepercayaan diri, kompetensi, penguasaan, kecukupan, prestasi, ketidak tergantungan terhadap suatu hal dan kebebasan.

Kebutuhan harga diri meliputi:

  • Menghargai diri sendiri
  • Menghargai orang lain
  • Dihargai orang lain
  • Kebebasan yang mandiri
  • Prestis
  • Di kenal dan di akui
  • Penghargaan

2. Penghargaan dari orang lain, meliputi prestis, pengakuan, penerimaan,perhatian, kedudukan,nama baik serta penghargaan. Penghargaan atau pengakuan dari orang lain di dalam kehidupan sangat di perlukan karena dengan penghargaan itu seseorang akan memicu seseorang menjadi lebih kreatif, mandiri, percaya diri serta menigkatkan produktifitas.

Kebutuhan penghargaan dari orang lain meliputi:

  • Kekuatan
  • Pencapaian
  • Rasa cukup
  • Kompetisi
  • Rasa percaya diri
  • kemerdekaan

Tips Cara Mengembangkan Bisnis Lokal GO INTERNATIONAL

Sebagai contoh:

Seorang pelukis di puji oleh pelanggannya di karenakan gambar lukisannya yang begitu bagus maka pelukis tersebut akan lebih bersemangat dalam memproduksi karya lukisannya dalam jumlah tertentu maupun model lukisan yang lebih lagi.

 

5. Kebutuhan Aktualisasi Diri

Kebutuhan aktualisasi diri adalah kebutuhan naluriah yang ada pada diri manusia itu sendiri untuk melakukan yang hal yang terbaik dari yang dia bisa ia capai. Tingkatan tertinggi dari perkembangan psikologis manusia yang bisa dicapai bila semua kebutuhan dasar sudah dipenuhi dan pengaktualisasian seluruh potensi dirinya sudah mulai dilakukan.

Pada saat manusia sudah memenuhi seluruh kebutuhan nya pada tingkatan tertentu, melalui aktualisasi diri bisa di katakan bahwa mereka telah mencapai potensi yang paling maksimal.

Ciri-ciri Manusia yang telah teraktualisasi dirinya:

Mempunyai kepribadian yang matang.
Mampu menyelesaikan tugas dengan sangat baik tanpa adanya penundaan.
Tidak bergantung secara penuh terhadap opini orang lain yang di lontarkan.

Salah satu contoh nya:

Saat kita mengetahui bahwa minggu depan akan ada ulangan maka kita akan belajar lebih agar mendapatkan kepuasan dalam ujian dan mendapatkan nilai yang lebih baik.

Nah sekian dulu ya Bro/Sis Artikelnya, Semoga bermanfat buat kita semua ^_^.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This div height required for enabling the sticky sidebar