Pensil Warna

Raihlah ambisimu setinggi langit!

img
Home / Gaya Hidup / Jenis-Jenis Psikotes Di Dalam Suatu Perusahaan Beserta Infographicnya

Jenis-Jenis Psikotes Di Dalam Suatu Perusahaan Beserta Infographicnya

/
/
/
97 Views

Dalam menghadapi ujian masuk perguruan tinggi, sekolah tertentu atau seleksi pekerjaan ,ujian psikotes/ tes psikologi biasanya akan menjadi standart dalam tes.

Namun perlu diketahui juga tidak semua kampus ataupun sebuah perusahaan menerapkan psikotes dalam merekrut mahasiswa atau karyawannya.

Selain itu soal-soal psikotes juga biasanya akan kamu hadapi di saat melamar kerja menjadi karyawan disebuah perusahaan tertentu. Misal nya tes logika penalaran, psikotes kepribadian, tes logika gambar, psikotes verbal, dan masih banyak lagi lainnya yang terkandung di dalam psikotes.

Mungkin hampir semua perusahaan menerapkan sistem psikotes pada calon karyawannya. Karena psikotes sendiri berguna untuk menentukan posisi atau jabatan yang layak untuk si calon karyawan itu sendiri, dan pastinya sesuai dengan kriteria yang dicari oleh perusahaan.

Maka dari itu psikotes dianggap penting dan sangat perlu diterapkan demi tercapainya target pencarian karyawan baru yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Sebelum kita tahu apa saja jenis-jenis psikotes itu, lebih baiknya kita ketahui dulu sejarah kata psikotes tersebut. Psikotes sendiri berasal dari kata physico yang memiliki arti mental fisik dan test yang artinya ujian atau tes. Jika digabungkan, kata tersebut berarti metode yang digunakan untuk meraih hasil psikologi dari orang yang menghadapi tes tersebut.

Mudahnya kita harus menjalani serangkaian tes psikologi untuk mengetahui beberapa kriteria yang dibutuhkan perusahaan, seperti kondisi mental, kemampuan dasar (IQ, IE atau kemampuan bahasa dan penalaran).

Test ini ditunjang dengan sistem atau alat yang memiliki kategori khusus, dan hanya bisa dijalankan seseorang yang memiliki ilmu pada bidang tersebut yakni dalam hal ini bidang psikotes. Tes psikologi sendiri dapat memperlihatkan watak dan sikap seseorang dari sisi interest, intelijen, personality, dan juga attitude.

Setelah mengetahui sejarah kata psikotes, kini saatnya kamu mengetahui apa saja jenis psikotes dan cara pengerjaannya :

1. Jenis tes psikologi penalaran logika Aritmatika
Metode test ini biasanya dipenuhi dengan deretan gambar 2 D hingga 3 D. Bertujuan untuk mengetahui kemampuan seseorang dalam menganalisa dan juga memahami suatu pola tertentu.

Tentunya Jenis tes psikologi yang satu ini sangat berguna hasilnya untuk perusahaan. Karena dengan diketahuinya kemampuan calon karyawannya dalam menganalisa dan memahami pola tertentu, perusahaan bisa mendapatkan karyawan yang sesuai dengan standarisasi yang dibutuhkan.

Cara pengerjaannya juga membutuhkan trik khusus, misalnya

Jangan hanya terfokus saja pada deret hitung atau deret ukur dalam perhitungan, sebaiknya kamu lihat semua angka dengan sisi pandang yang lebih luas. Karena di dalam soal deret angka yang panjang, 3 sampai 5 angka yang kamu lihat tidak menjamin bisa memberi jawaban dengan benar.
Jangan sia-siakan waktumu dengan terfokus pada soal saja, karena tetap perlu diingat bahwa waktumu terbatas.

Manfaat Buah Sirsak yang Jarang Di ketahui Orang Yaitu Salah Satunya Sebagai Obat Kanker

2. Jenis tes psikologi “Analog Verbal Test“
Tes ini biasanya terdiri dari 40 soal, dimana soal-soal tersebut berisi antonim/sinonim/analog dari suatu kata. Fungsi dari tes ini yaitu untuk mengetahui kemampuan seseorang dalam menghadapi suatu kondisi. Selain itu juga berfungsi untuk penilaian seberapa jauh kamu menerka dan memahami sebab-akibat pada suatu permasalahan.

Untuk cara pengerjaannya cukup mudah yakni selalu berkonsentrasi dan selalu gunakan logika kamu. Namun apabila kamu memiliki masalah dengan dua hal tersebut, ada cara lain untuk lulus dari tes yang satu ini. Yakni membypass dengan cara hafalkan beberapa contoh soalnya. Karena sering sekali soal yang diberikan dalam tes ini relatif sama.

3. Edwards Personal Preference Schedule atau disingkat EPPS test
Jenis tes yang kelima ini biasanya disebut tes EPPS, atau tes pauli dimana fungsi dari tes ini yakni menunjukkan jati diri dan kepribadian seseorang secara lebih detail. Tes ini terdiri dari 225 nomor soal, yang di dalam masing-masing soal hanya terdapat dua pilihan jawaban seperti A atau B. Pilihan yang kamu pilih biasanya menunjukkan atau sesuai dengan kepribadian kamu.

Perlu diingat, semua soal harus kamu jawab walaupun diantara pilihan itu tidak menunjukkan diri kamu yang sebenarnya. Karena dalam tes ini tidak ada jawaban yang benar atau salah, melainkan setiap jawaban akan menunjukkan kepribadian kamu yang sebenarnya. Tujuannya sendiri, tes EPPS yakni untuk bisa menyaring orang-orang yang memiliki kepribadian sesuai dan pastinya diharapkan perusahaan itu sendiri.

Kunci pengerjaannya pun hanya ada satu yakni, jangan pernah bohongi diri kamu sendiri dalam kata lain bersikaplah jujur dan apa adanya walaupun itu menuntut kamu menunjukkan kekurangan diri sendiri. Beberapa kali pilihan akan diulang pada nomer yang di acak tentunya, dan disitulah ujian kejujuranmu akan terlihat.

4. Psikotes Angka Berkolom.

tes angka berkolom

Tes ini digunakan untuk melihat kemampuan kuantitatif dan ketelitian seseorang dalam mengerjakan tugas yang diberikan.

Skor.

1-7 Jawaban benar = kurang
8-11 Jawaban benar = cukup
12-16 Jawaban benar = sangat baik
Petunjuk.

Soalsoal di bawah ini berupa angkaangka yang mempunyai pola yang sama pada sebuah kolom carilah jawaban yang paling tepat dari kombinasi angka kolom tersebut.

5. Psikotes Spasial

adalah kemampuan untuk mengenali berbagai hubungan dalam bentuk gambar. Kemampuan spasial hampir boleh dikatakan bebas dari pengaruh budaya.

6. Psikotes Kuantitatif

Latihan psikotes Kesanggupan Kuantitatif B (Numerik, Aritmatika, dan Analisis) ditujukan kepada mengukur kesanggupan mencerna, menganalisis, dan menarik kesimpulan serta mengukur tingkat kepintaran, kecermatan, sekaligus ketelitian seseorang, dalam memandang permasalahan secara terpadu (terintegrasi), sistematis, dan menyeluruh dari beragam arah/sudut/segi/sisi.

tes kuantitatif
tes kuantitatif

Kurang lebihnya begitu bro/sis tentang Psikotesnya. Smoga bermanfaat ya artikel tentang Psikotesnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This div height required for enabling the sticky sidebar