Pensil Warna

Raihlah ambisimu setinggi langit!

img
Home / Gaya Hidup / 4 Manfaat Kopi serta Anjuran Meminumnya yang Baik bagi Tubuh

4 Manfaat Kopi serta Anjuran Meminumnya yang Baik bagi Tubuh

/
/
/
101 Views

Siapa seh yang ga suka minuman yang satu ini yaitu Kopi. Bagi kalangan dewasa khususnya Minuman ini banyak di gemari karna rasa nya yang nikmat serta menjadi teman hangat dalam komunikasi di dalam suatu kegiatan.

Sebenernya manfaat kopi itu ada begitu banyak loh apabila kita tidak meminumnya secara berlebihan. Jika diminum sesuai anjuran, manfaat minum kopi bagi kesehatan tubuh antara lain:
        • Menjaga kesehatan jantung
        • Mencegah penyakit diabetes tipe II.
        • Mengurangi risiko penyakit neurodegeneratif seperti parkinson dan alzheimer.
        • Menghilangkan sakit kepala dan mencegah depresi.

Anjuran dan waktu terbaik minum kopi, di antaranya:

        • Minum 2 jam setelah bangun tidur atau setelah makan siang.
        • Konsumsi maksimal 6 jam sebelum tidur.
        • Jangan minum terlalu banyak. Jumlah kafein maksimal 300 mg per hari (kira-kira dua cup).
        • Hindari menambahkan gula putih.
        • Jangan menambahkan krimer.
        • Jauhi produk instan.

Bagi beberapa orang, minum kopi merupakan sebuah gaya hidup yang tak dapat ditinggalkan apalagi di jaman era milenial seperti sekarang ini. Minum kopi bisa untuk teman begadang, berkumpul bersama teman pada saat bersenda gurau, atau menambah fokus pada saat kita bekerja. Tahukah Anda ternyata minum kopi juga punya manfaat bagi tubuh asalkan diminum sesuai anjuran dan waktu terbaik pada saat kita meminumnya?

Di lain hal ternyata ada banyak kebiasaan ngopi yang buruk tapi biasa dilakukan oleh para penikmat minuman ini.

Di dalam artikel ini akan sedikit dibahas kapan waktu terbaik untuk minum kopi beserta anjuran nya agar minuman pahit ini tidak kehilangan manfaatnya. Di ingat ya hanya minum kopi!!

Minum kopi pahit ternyata memberikan banyak manfaat bagi tubuh jika minum sesuai anjuran dan waktu terbaik Selain rasa nya yang pahit kopi juga sangat nikmat bagi mereka yang mencintai minuman kopi tersebut. Tahukah Anda setidaknya tiga penyakit berbahaya bisa dicegah dengan rutin mengonsumsi sesuai aturannya?

1. Mempertahankan Tubuh Tetap Langsing

Kopi hitam tanpa gula merupakan salah satu minuman yang mengandung kalori dalam jumlah yang amat rendah. Selain itu, kandungan kafein dalam minuman ini mampu mempercepat metabolisme dan membantu proses pembakaran lemak dalam tubuh. Oleh karena itu, kopi dipercaya bermanfaat untuk membantu menjaga tubuh tetap langsing.

2. Mencegah Dibetes Tipe II

Menurut penelitian dari Department of Endocrinology and Internal Medicine, Aarhus University Hospital di Denmark, kopi memiliki zat bernama cafestol yang mampu mendorong produksi insulin di dalam tubuh.

Nah fungsi insulin itu sendiri merupakan hormon yang mengatur kadar gula darah dalam tubuh. Dengan bantuan hormon insulin tersebut, tubuh mampu mengubah glukosa menjadi energi atau menyimpan glukosa yang berlebih dalam bentuk cadangan energi.

3. Mencegah Penyakit Neurodegeneratif Seperti Parkinson dan Alzheimer

Kopi juga mampu mencegah penyakit seperti alzheimer dan parkinson. Jika Anda belum tahu, kedua penyakit ini dapat menyebabkan penderitanya kehilangan memori, penurunan fungsi saraf, hingga dementia.

Klaim tersebut dibuktikan oleh National Food and Nutrition Institute, Polandia pada 2016. Penelitian mereka menunjukan bahwa peminum kopi memiliki 65% resiko lebih kecil menderita alzheimer dan 40% lebih kecil terjangkit parkinson.

Kafein di dalam kopi juga memiliki efek yang mampu menghilangkan rasa sakit kepala untuk sementara waktu. Karena itulah, di negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris, atau Jepang, minuman ini menjadi pereda efek mabuk. Namun, efektifitasnya tergantung pada ketahanan seseorang terhadap kafein.

Selain untuk meredakan penyakit, seduhan biji tanaman coffea ini juga dapat membantu Anda berolah raga dan menurunkan berat badan. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, efek dari asam klorogenat adalah memberi energi dari pembakaran lemak darah. Jadi baik jika diminum sesaat sebelum berolah raga.

4 Kunci Strategi Pemasaran yang Efektif di Gunakan untuk Bisnis Rintisan

Selama sesuai dengan anjuran yang diberikan, minum kopi memiliki manfaat yang baik bagi tubuh. Agar Anda tidak asal-asalan mengonsumsi minuman pahit ini, perhatikan anjuran dan cara minum berikut ini.

4. Mencegah depresi

khasiat kopi dapat menurunkan risiko depresi menurut beberapa penelitian. Para ilmuwan dari Harvard School of Public Health melaporkan jika orang yang minum empat cangkir kopi atau lebih per hari memiliki risiko 20 persen lebih rendah mengalami depresi. Sedangkan, orang yang mengonsumsi dua sampai tiga cangkir kopi sehari memiliki risiko 15 persen lebih rendah. Nah berikut ajurannya:

1. Jangan Minum Kopi Terlalu Banyak

“Terlalu banyak sesuatu yang baik justru akan berakibat buruk.” Sama seperti kopi, jika diminum terlalu banyak bisa berbahaya bagi tubuh Anda. Efek samping terlalu banyak ngopi di antaranya sakit perut, mual, gelisah, dan detak jantung meningkat.

Lalu berapakah dosis yang tepat? Jawabannya adalah tergantung dengan berat badan, golongan darah, usia, dan ketahanan Anda terhadap kafein. Sehingga, penggunaan dosis yang maksimal setiap orang bisa berbeda-beda.

Meski begitu, banyak ahli gizi yang sepakat batas aman mengonsumsi minuman ini adalah 300 hingga 400 mg per hari. Jika bingung menimbangnya, kira-kira dua cangkir ukuran normal dalam sehari.

2. Jangan Menambahkan Gula apalagi Gula putih.

Meski identik dengan rasa pahit, biji tanaman coffea ini memiliki kandungan gula alami di dalamnya. Bahkan setelah di-roasting, kandungan gula dalam bijinya tidak hilang dan malah terkaramelisasi.

Selain memiliki gula alami, dalam bijinya terdapat juga asam klorogenat yang membakar lemak darah menjadi energi. Hal tersebut juga menjadi salah satu alasan mengapa setelah ngopi, seseorang langsung akan merasa lebih fokus dan semangat.

Sayangnya, kebanyakan orang Indonesia mengonsumsi minuman ini dengan gula apalagi gula putih. Sehingga, pembakaran lemak darah tidak terjadi karena tubuh lebih banyak mengambil energi dari kandungan gula itu sendiri maka manfaat minum kopi tidak hilang percuma, jangan menambahkan gula apalagi gula putih.

3. Hindari Penggunaan Krimer

Setelah menghindari gula, hal kedua yang harus dihindari adalah krimer. Meski tidak merusak manfaat minum kopi, tapi krimer sendiri mengandung bahan-bahan yang kurang sehat bagi tubuh.

Krimer ini tidak sehat sebab lebih banyak menggunakan bahan-bahan seperti minyak kelapa atau minyak sayuran. Sehingga, jumlah kalori dan lemak jenuh dalam minuman Anda akan meningkat.
Beberapa orang menambahkan krimer saat ngopi agar rasanya lebih nikmat. Jika Anda memang tidak suka kopi hitam, lebih baik tambahkan susu full cream atau heavy cream ke dalam minuman.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Nestle Research Center, penambahan krimer terbukti membuat kinerja asam klorogenat dalam darah menurun. Sementara penambahan whole milk ke dalam kopinya tidak mempengaruhi kinerja zat tersebut.

Anjuran terakhir agar Anda merasakan manfaat minum kopi adalah jauhi produk-produk instan.
Pasalnya, produk instan kerap menggunakan serbuk jagung sebagai pengental. Sehingga jika diperhatikan pada bagian belakang kemasan, kalori yang terkandung dalam secangkir kopinya sangat tinggi.

Dalam penelitian yang dipublikasikan European Journal of Pharmaceutical and Medical Research, sebanyak 30 orang dewasa, pria maupun wanita, apabila diberikan kopi instan tiap pagi dan sore selama 14 hari. Hasilnya, wanita dalam percobaan tersebut mengalami kenaikan berat badan.

Sekian dulu ya Bro/Sis Artikel tentang Kopi, semoga bermanfaat buat kita semua.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This div height required for enabling the sticky sidebar